Wednesday, 25 October 2017

This ambition of me... to "Ambitions" Live in Singapore 2018


I think it's true, the popular saying: "Be careful with what you wish for". Awal tahun 2017 lalu ketika menuliskan ulasan album terbaru ONE OK ROCK dengan tajuk "Ambitions", saya mengungkapkan kesediaan diri untuk berangkat menyaksikan konser band tersebut apabila mereka mampir ke Singapura (karena harapan belok ke Jakarta terasa amat tipis). Itulah mengapa, pada suatu pagi yang redup oleh mendung, tepatnya tanggal 9 Oktober 2017, saya yang agak kurang kerjaan di kantor dan iseng menjelajah situs-situs hampir menjerit kaget membaca pengumuman mengenai ONE OK ROCK Ambitions Asia Tour 2018. Holy shit. It's happening.

Cukup dalam hitungan detik, kesepuluh ujung jemari dan kedua telapak tangan saya mengeluarkan keringat dingin tanpa bisa dicegah. Saya gugup bukan main. Mata pun dengan lincah menyusur nama-nama kota dan tanggal pertunjukan. Brengsek, gini amat sih rasanya... padahal baru juga level nyari-nyari informasi.


Tidak ada Indonesia. Tidak ada Jakarta. Tidak apa-apa, sudah bisa saya duga (saking tidak berharapnya, saya enggan menggantungkan asa pada kalimat "More To Be Announced" yang menggoda itu). Eh... tunggu dulu. Singapura? Hari Sabtu malam? Waini. Ini dia, saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Penggoncang kedamaian hidup akhirnya tiba. Dunia saya seketika gonjang-ganjing. Mana belum gajian begini―sementara gaji bulan lalu sudah dialokasikan dengan sempurna untuk hidup sederhana bersahaja. Buahahahahahangsat.

Saya meneruskan petualangan. Kurang puas. Belum puas. Agak masokis memang. Sudah tahu masih belum punya duit tapi memilih hunting online ticket sales channel dengan dalih ingin mengetahui berapa kekayaan yang harus saya hamburkan demi bertemu mas Morita Takahiro mantan anggota idol group NEWS. Demi memandang mas Yamashita Toru tanpa harus dipisahkan layar laptop merek SNSV kesayangan saya. Rupanya pintu penjualan tiket ONE OK ROCK Ambitions Live in Singapore 2018 secara online hanya melalui Singapore Sports Hub (tautannya saya sertakan, siapa tahu kalian ikut khilaf dan beli). Surprisingly enough, harga tiketnya relatif terjangkau dan masuk akal. Kelas termahal Premium Rock Zone yang berdasarkan firasat saya nantinya pasti bakal disuruh-suruh Taka bikin mosh pits/circle pits dibanderol seharga SGD228. Hampir dua setengah juta rupiah lah. Masih lebih bisa dibayar dibandingkan beberapa konser tertentu yang diadakan di Jakarta―bukan ding, maksudnya Tangerang Selatan. Kan venue langganannya BSD.

Tapi selama Singapura masih belum bisa dicapai dengan berenang, gadis kere hore seperti saya ini tidak boleh sok iye membeli kelas VIP. Atau Premium. Atau segala variasi istilahnya. Wis sing biyasa-biyasa wae, sing penting dudu kelas paling murah. Aku rapopo. Aku legowo. Kalau yang ganteng di Lord of the Rings itu Legolas. *dilempar jumroh oleh massa*

The show starts at 20:00? Hmm.. this is going to be one hell of a night.

Akan saya ingatkan sebentar: segala yang tertera hingga bagian ini terjadi tanggal 9 Oktober. And I found out that the sales for ticket has started since October 6th. Ebuset. Apa kabar neh? Sepanjang tiga hari sudah amblas berapa lembar? Saya buru-buru menekan tombol "Buy Tickets" walau masih bokek. Cek seat plan sekaligus memuaskan rasa ingin tahu tentang ketersediaan tiket. And as it turns out... some sections are sold-outs already. Entah harus girang atau sedih.

Tiket bagian-bagian yang warnanya washed-out sudah tidak bisa dibeli (Screenshot date: October 9th)

Oke. Premium Rock Zone dan CAT 4 sudah dibuang dari peluang perbelanjaan. Saya masih harus memilih antara Standard Rock Zone, CAT 1―harganya sama persis jadi makin bikin bimbang―atau CAT 2 dan CAT 3. Kegelisahan ini sungguh nyata. Apalagi mempertimbangkan faktor waktu; masih tersedia atau tidak ya tiket yang saya harapkan saat hari gajian kelak? Wakacoooo. Kaco. Nervous abis. Saking tegangnya, setiap hari, hampir setiap beberapa jam sekali, saya refleks mengecek perkembangan penjualan tiket di situs Singapore Sports Hub. Pas di kantor. Pas di kosan. Pas sepulang kerja, terombang-ambing digoyang bus TransJakarta yang meliuk-liuk mengikuti jalurnya. Niat banget. Sumpah.

God, I'm beyond help.

Slooooooowly, payday comes. Thank goodness.

Sejak pagi yang ada di dalam benak saya hanya dan hanya, "GAJIAN GAJIAN GAJIAN BELI TIKET BELI TIKET BELI TIKET MANA UANGKU MANA UANGKU". I was obsessed. I was like a person possessed. Hours felt like forever. Menunggu duit berpindah ke rekening rasanya seperti menanti gebetan membalas perasaan suka saya. Lama banget dan penuh ketidakpastian (yang ujung-ujungnya selalu tak berbalas). All those 'What if's started to pop out in my mind and none of them are good. I really want to go it hurts. I want to be a part of the giant ball of marvelous energy in ONE OK ROCK live performance. I want to hear it raw, Taka screaming orders to create circle pits to those people in standing zones. I want to see this expression on his face (and I want to see Toru up close).

Taken from ONE OK ROCK Ambitions Japan 2017 Live in Saitama Super Arena

Yamashita Toru is WAY too distracting (shot from 35xxxv Japan Tour 2015).

Kenapa gini amat sih rasanya jadi fangirl...

Saya paham, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi pembelian tiket di Singapore Sports Hub hanya lima belas menit. That's the only time one can get before their cart refreshes on its own and the ticket selected will go back to the market. No time to hesitate, and no way in hell I will hesitate. Begitu notifikasi gaji muncul di ponsel saya, detik selanjutnya tombol "Buy Tickets" kembali saya tekan... entah untuk yang keberapa puluh kalinya dalam sekian hari terakhir. Everything after that went blurry. Saya baru sepenuhnya sadar saat ada pop-up message di layar ponsel yang menandakan masuknya sebuah email.

ALLAHU AKBAR OH MY GOD OH MY GOD OH GOD HALLELUJAH??

I've managed to secure one ticket for me.

Had to erase some specific and important details for the sake of privacy... but as you see, I got my share of ticket. Sungguh luar biasa lega rasanya. Tadi seolah-olah dada saya tuh didudukin diri sendiri yang beratnya minta ampun ini. Sesek parah. And now it becomes a lot better, even if I just threw myself into another pool of poverty. I'm going. I'll do my best to make it real. Sekarang tinggal perkara tiket pesawat dan akomodasi untuk nginep semalam di Singapura. One step at a time... one step at a time. *tarik napas dalam-dalam*

KALIAN YANG JUGA MAU BERANGKAT NONTON ONE OK ROCK LIVE IN SINGAPORE KABARIN DONG SUPAYA SAYA ADA TEMAN SEPERJUANGAN??

z. d. imama

12 comments:

  1. hemmmm... mau kesana tapi jadwal nyya pas saya lagi persentasi lomba di jakarta... akhh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minta lomba duluan aja mas biar bisa tetep nonton :)))

      Delete
  2. nah perkara book tiketnya penerbangan n hotel. beneran kudu dari sekarang.. 3 step at the time.. klo one one
    . bisa amblas duluan. di booking fan girl lain.. hayo haooo

    ReplyDelete
  3. Obsesimu unik.

    Selamat bersenang2, smoga tiada aral melintang 🤘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, Om. Amiiin! Coba ada pintu ke mana saja-nya Doraemon yah, minimal udah bisa nggak mikir soal tiket pesawat dan penginapan :)))

      Delete
  4. "...Kalau yang ganteng di Lord of the Rings itu Legolas."

    Ehm... Bagiku yang paling tampan itu Mas Aragorn. 🙊

    ReplyDelete
    Replies
    1. mas Aragorn sudah tidak bisa membuat saya fokus pada ketampanannya karena ada hal yang lebih menyilaukan seperti... kharismanya, dan pedangnya, daan.. aduh silau. *pasang kacamata hitam*

      Delete
  5. Dua setengah juta rupiah, gajia sebulan saya, tidak kuaaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga nggak beli yang harga segitu kok. Duit siapa :))))

      Delete
  6. Kak Zulfa, aku pengen nonton juga tapi gabisa :") Selamat bersenang-senang! Kutunggu post setelah nontonnya ya!

    ReplyDelete
  7. Waaaaa semangat ya Zi! Nginepnya di hotel kapsul aja. :)))

    ReplyDelete

Have you left me any comments? No? Why? Do not hesitate to write down your feedback so I can visit your blog in return!